Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2018

Kontroversi Adalah Kreativitas

Gambar
Kontroversi adalah kreativitas. Kontroversi adalah esensi demokrasi. Kalau Anda melarang adanya kontroversi. Anda calon diktator. Anda bukan pancasilais! Ingat. Yang paling penting dan terpenting adalah kontroversi tersebut tidak lepas dari esensi kritis, kreatif, dan  problem solver.  Didalam kontroversi dan kreativitas, gagal itu bukan hasil akhir. Gagal adalah bagian dari eksperimen awal bahwa pecundang sudah berubah menjadi juara. Karena juara adalah: pecundang yang bangkit dan mencoba terus bangkit sepanjang waktu, sehingga hambatan malah menjadi batu pijakan, bukan masalah. Kita harus tegas. Tegas bahwa letak kehormatan kita berada pada cara kita meletakkan martabat kita dengan cara membuktikan diri kita sendiri, bukan malah membangun pikiran negatif kepada orang lain. Ingatlah. Bukan maut yang menggetarkan hatimu. Tapi hidup yang tidak hidup karena kehilangan jiwa dan kebebasannya. Salam, Bahrul Fauzi Rosyidi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta Tulisan d...

Perlu Tidak NY Time Menutup Media Cetaknya?

Gambar
Saya setuju bahwa dahulu koran/media cetak adalah alat satu2nya mencari segala informasi yagn kita butuhkan saat ini. tapi sekarang semua itu sudah tidak benar. Informasi saat ini sudah bisa diakses bebas melalui online dan media digital. Apalagi pertumbuhan oplah koran trend -nya melambat, melambat, dan turun. Bahkan ada yang bilang “selamat tinggal koran, selamat datang jurnalisme digital. Lonceng kematian pertama”. Yahh, what ever lah. Namun dalam hal ini, saya tetap pada prinsip dan pandangan saya, bahwa saya fikir NY Time tidak perlu untuk menutup media cetaknya. Alasannya apa? Alasannya sbb: (a) Pada Mei 2016, boss Amazon Jeff Bezos saja membeli Washington Post senilai 250 juta dollar. Ini bukti masih ada yang berani mengambil keputusan itu dan koran masih dianggap sebagai peluang bsinis; (b) Tidak harus menurutup oplah koran. Bisnis koran masih bisa berjalan dengan menggunakan “model bisnis (new business model) ” yang baru. Memang pilihannya selalu, “...

Kasus Prak. Penetapan Harga 21Cineplex

Gambar
Mengejar Perkembangan 21 Cineplex Dengan Strategi Harga Berdasar Lokasi 21Cineplex 21Cineplex merupakan jaringan bioskop yang berperan sebagai pemimpin pasar dan mulai beroperasi sejak 1987. Data sampai dengan tahun 2012, 21Cineplex telah memiliki total 575 layar tersebar di 122 lokasi di seluruh Indonesia. 21Cineplex adalah jaringan bioskop yang merupakan bagian dari perusahaan Grup 21. Sineples ini memiliki tiga segmen berbeda dengan branding juga berbeda, yaitu Cinema 21, Cinema XXI, dan The Premiere untuk target pasar yang tidak sama. Klasifikasi merek yang ada dibawah 21Cineplex dianggap sebagai bentuk untuk memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan pasar. Mengingat posisi 21Cineplex adalah pelaku pasar monopoli, adanya persaiangan dari Blitzmegaplex menjadikan 21Cineplex semakin leluasa dalam memperbaiki strategi-strategi pemasarannya. Strategi 21Cineplex Perusahaan 21Cineplex telah menjadi market leader atau pemimpin pasar selama kurang lebih 20 tahun. Ci...

Menggunakan Strategi Lobi dan Diplomasi Untuk Strategi Negosiasi Bisnis Yang Efektif

Gambar
Cerdas didalam berkomunikasi, artinya adalah kita sudah membuka peluang, dan mulai pintar menimbang-nimbang antara ekspektasi dengan resiko. Didalam peran kesuksesan, kita tidak bisa menafikan bahwa peran komunikasi,  style  komunikasi, kejelasan komunikasi, dan gaya komunikasi adalah sangat menentukan. Disamping itu juga sebagai diferensia tor antar satu orang dengan orang lainnya.  Semakin berkualitas lobi, diplomasi, dan negosiasi yang kita ajukan, maka semakin berkualitas respon/dampak/ hasil akhir yang akan mereka berikan kepada kita. Otomatis, itu juga menunjukkan kelas diskusi/negosiasi,  leadership , dan gaya komunikasi Anda didepan semua orang. Saya melihat strategi diplomasi harus berlapis. Strategi tidak hanya negosiasi, tapi kita harus bisa meyakinkan memastikan negosiasi ini memunculkan link and match,  win-win solution ,  benefit , dan hubungan jangka panjang. Sebagai pemertegas dari diplomasi yang baik, eksekusi setelah itu harus ada...