Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2018

PR Sebagai Corong Penyampai Pesan Yang Baik

Gambar
Kompetisi di industri dan teknologi 4.0 saat ini sudah sangat ketat, kita sudah saatnya hidup dengan nafas inovasi dimanapun, bahkan hal ini terjadi di Fakultas dan Prodi jurusannya juga. Saat ini, jika prodi jurusan pemasaran tidak berkembang bertumbuh dan agresif dengan baik, maka akan kalah dengan prodi jurusan PR/ public relation di Fisipol. Dan sekarang, banyak yang berpikir bahwa PR itu mudah, yakni tugasnya cukup mengundang media datang ke acara, membuat konsep acara yang menarik, membuat rilis, dan mendapatkan publikasi.   Sebagaimana yang saya amati, ternyata tugas PR tidak semudah itu saja. Tugas PR yang substantif dan malah menarik itu adalah di corong penyampai good messenger, visi misi, rencana, pesan, aksi perusahaan, brand yang harus tersampaikan kepada pihak-pihak yang diinginkan. Siapa saja itu? Bisa masyarakat luas, pemerintah, media, investor, konsumen, dan lain sebagainya. Begitu juga kasus sebaliknya. Jika beredar kabar, isu, aturan, hingga kebijakan da...

Fenomena Dan Pembangunan Flash Sale Online

Gambar
Apa itu flash sale ? Flash sale adalah penjualan kilat. Belakangan ini menjadi trend gara-gara kasus Tokopedia.com dan tingginya partisipasi publik serta beragamnya harga produk murah mahal yang ditawarkan oleh para market place di Indonesia. Yang jadi masalah apa disini? Yang jadi masalah adalah tingginya ujung rasa kecewa sebagian konsumen gara-gara gagal mendapatkan produk yang mereka inginkan. Kok bisa? Perbincangan dan varian curhatan sudah banyak yang bertebaran di dunia maya. Saya fikir fenomena dan kontroversi flash sale ini tidak terlepas dari edukasi masyarakat yang kurang. Konsumen harus paham bahwa teknis para e-commerse menyelenggarakan flash sale sehingga mereka tidak perlu kecewa saat mereka tidak dapat barangnya/ tidak beruntung. Kegagalan konsumen mendapatkan barang incarannya saat program flash sale menurut saya bukan berarti ada penipuan oleh platform dagang online tsb. Mereka hanya kalah cepat. Karena diwaktu yang sama ada jutaan konsumen online yang rebut...